Berita Inforamsi Bola Terbaru 2023
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

5 Cara Membangun Kedekatan dengan Anak Sambung

Oleh : Rista Simbolon (Via IDN Times ) | Diterbitkan 1 month ago | Short link: https://temaoppo.com/link/11400659

Bagikan Ke : Facebook Twitter


5 Cara Membangun Kedekatan dengan Anak Sambung

Selain dari perceraian orangtua, hal yang paling sulit diterima anak adalah pasangan baru orangtuanya. Stereotipe orangtua tiri yang buruk membuat anak takut dan cenderung akan menolak keberadaan orangtua sambung.

Terlebih jika anak masih remaja atau bahkan lebih muda lagi. Dilansir Marriage, Rachael Pace seorang kontributor sekaligus ibu sambung mengungkapkan jika anak-anak dan remaja akan cenderung lebih sulit untuk didekati.

"Kamu harus bersiap. Karena jika pasanganmu memiliki anak remaja atau lebih muda lagi, kamu dituntut untuk dapat bersabar karena prosesnya akan lebih sulit. Jangan mengharapkan sambutan yang hangat," ungkapnya.

Tantangan terbesar akan muncul di awal pertemuan. Kamu mungkin akan dihantui perasaan cemas dan gugup untuk berhadapan dengan anak sambungmu.

Selain meminta saran dan dukungan dari pasanganmu, berikut adalah lima cara membangun kedekatan dengan anak sambung. Simak baik-baik, ya!

1. Mulai perkenalan yang apa adanya 

Datanglah sebagaimana dirimu. Gunakan pakaian yang nyaman, tidak perlu berias berlebihan. Jika ingin membawakan sesuatu, cobalah memulai dengan membawakan makanan atau kue kesukaannya.

Jangan memberi hadiah yang terlalu besar di awal. Anak sambungmu akan merasa terbebani dan merasa "disogok" untuk dapat didekati. Buatlah pendekatan yang sealami mungkin, selayaknya kamu mulai berinteraksi dengan orang-orang yang baru kamu jumpai.

Buatlah perkenalan awal secukupnya saja, jangan terlalu lama. Hal ini bisa menyebabkan kecanggungan. Biarkan pasanganmu melanjutkannya dengan santai sambil melakukan quality-time dengan anak, tinggalkan mereka berdua.

Dilansir dari Step Momming, Kristen seorang ibu sambung dari dua anak mengatakan,

"Jangan dulu mengeluarkan semua cara yang kamu punya untuk mendekatinya. Beri anak waktu. Kamu akan tau kapan dia siap untuk didekati satu langkah lagi," katanya memberi saran.

2. Turunkan ekspektasimu 

Jangan memberi target dan jangka waktu dalam upaya ini. Kamu hanya perlu melalui hari-hari apa adanya. Tidak perlu berpikir berlebihan tentang apa yang harus kamu lakukan esok dan apa reaksi anak sambungmu jika kamu melakukannya.

Kamu hanya perlu berusaha mengikuti alur si anak. Dialah yang menentukan cepat atau lambatnya perkembangan hubungan kalian. Jangan dipaksakan. Kristen mengatakan, anak akan dengan sendirinya memberikan gestur penerimaan jika memang dia sudah nyaman.

Jangan taruh ekspektasimu terlalu tinggi. Lebih baik lagi jika kamu tidak mengekspektasikan apa pun.

3. Lakukanlah tugas bersama 

Langkah ini bisa kamu ambil sesekali agar kamu dan anak sambungmu dapat berinteraksi dua arah. Kamu bisa berbelanja bersama, membawa peliharaanmu bermain bersama anak, atau memasak makan malam bersama.

Cobalah untuk mencari kegiatan yang sesuai dengan minat anak. Tidak perlu terlalu spesifik, yang penting kemungkinan anak untuk menolak kecil. Kegiatan ini tidak akan terlalu menimbulkan kecanggungan karena kalian akan melakukan hal lain selain bicara.

Jangan terlalu berlebihan. Hal penting dari kegiatan ini adalah kamu mencoba, sedikit demi sedikit, untuk masuk ke dunianya.

4. Jadilah temannya

Penting untuk diingat, kamu bukanlah pengganti orangtuanya. Kamu adalah orang yang baru datang ke hidupnya. Maka posisi terdekat yang mungkin untuk kamu capai adalah menjadi temannya.

Tunjukkan ketertarikanmu padanya. Misalnya saja dengan menanyakan apakah dia suka makanan pedas atau tidak, atau apakah dia memiliki hobi. Coba untuk mengetahui hal-hal dasar tentangnya dan biarkan dia melakukan sebaliknya. Seperti yang diungkapkan Kristen,

"Cobalah untuk mengenali anak sambungmu. Biarkan mereka menanyakan beberapa hal dan mengetahui tentangmu juga," ungkapnya.

5. Tunjukkan hubungan yang baik dengan orangtua kandungnya

Bagaimanapun, orangtua kandung mereka adalah segalanya bagi mereka. Hal itu tidak dapat dihapuskan, sekalipun oleh perceraian. Karenanya, tunjukkan jika kamu berhubungan baik dengan orangtua mereka.

Sebab, jika anak melihatmu memposisikan orangtuanya sebagai lawan, saingan atau musuh, maka mereka akan secara naluriah tidak menyukaimu. Mereka akan menganggap jika kamu adalah orang yang perlu dihindari.

Perlihatkanlah jika kamu menerima orangtua mereka dengan hangat. Kalau bisa, bertemanlah dengan mereka untuk lebih mudah mengetahui tentang anak sambungmu. Kamu juga bisa memposisikan diri sebagai penghubung antar keduanya.

Nah, itu adalah lima tips yang bisa kamu lakukan untuk membangun kedekatan dengan anak sambung. Sabar adalah kuncinya. Jangan memaksakan mereka untuk dapat menerimamu dengan cepat, ya!


5 Cara Membangun Kedekatan dengan Anak Sambung | Bang Naga | on 7:27:22am Sabtu 28 Januari 2023 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: 5 Cara Membangun Kedekatan dengan Anak Sambung
Description: 5 Cara Membangun Kedekatan dengan Anak Sambung
Alamat: https://temaoppo.com/news/11400659.html
Artikel Terkait















Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update











                            7 Momen Jerome Polin Datang ke Nikahan Fans

7 Momen Jerome Polin Datang ke Nikahan Fans


Sumutkota.com 2 ... Read More →




                            5 Tanda Kamu Memiliki Pasangan yang Egois, Bikin Jengah!

5 Tanda Kamu Memiliki Pasangan yang Egois, Bikin Jengah!


Sumutkota.com 1 ... Read More →




Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2023 temaoppo.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status


Page loads : seconds