Berita Inforamsi Bola Terbaru 2021
Propam Limpahkan Laporan Dugaan Kriminalisasi di Sumut ke Bareskrim | BPJS Kesehatan Sabet Indonesia Best Brand Award 2021 | Demo Ricuh Pemuda Pancasila, Polisi Ingatkan Tak Boleh Ada Ormas di Atas Hukum | Ketua DPR Ajak Semua Pihak Selesaikan RUU TPKS | Sedang Berlangsung Big Match BRI Liga 1! Yuk Saksikan Live Streaming Persija Vs Bali United | Satgas Ingatkan Daerah Alami Kenaikan Kasus Covid-19 Tak Lengah Prokes | Damri Uji Coba Bus Listrik Di Bandara Soekarno-Hatta | Tempat Asyik untuk Bersantai Sore di Bali, 3 Beach Club Ini Siap Menanti | Cegah Korupsi, KPK Perkuat Pendampingan dan Pengawasan di Papua | Komisi IV Apresiasi Penanaman Perdana Inpari Nutrizinc Kementan di Cianjur | Transformasi Digital dan Kinerja Telkom Berhasil Gaet Investor Asing | Kepergok saat Beraksi, Residivis Kasus Pencuri Rumah Kosong Dicokok | Kejagung Apresiasi Bantuan Alsintan Kementan untuk Petani | Polisi: Pelaku Penyerang Posko FBR di Joglo Tak Pakai Atribut Ormas | Terdakwa Kasus Sate Sianida Dituntut 18 Tahun Penjara |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Pendapatan Huawei di Q3 2021 Merosot 38% - TemaOppo.com

Oleh : Rista Simbolon (Via ) | Diterbitkan | Short link: https://temaoppo.com/link/2021/10/pendapatan-huawei-di-q3-2021-merosot-38

Bagikan Ke : Facebook Twitter


Jakarta, TemaOppo.com – Pendapatan Huawei Technologies turun 38% pada kuartal ketiga dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Laporan ini dilansir melalui Reuters pada hari ini, Minggu (31/20/2021).

Penyebab penurunan ini jelas lantaran sanksi AS yang telah menghambat produksi, dan area baru pertumbuhan potensial bagi perusahaan sedang dikembangkan.

Untuk tiga kuartal pertama, pendapatan Huawei adalah 455,8 miliar yuan ($ 71,32 miliar), hampir sepertiga lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Indikator profitabilitas secara keseluruhan mencapai 10,2%.

Berdasarkan laporan Reuters, pada kuartal ketiga saja, pendapatan perusahaan berjumlah 135,4 miliar yuan ($ 21,16 miliar). Menurut perkiraan manajemen perusahaan, indikator keuangan sesuai dengan perkiraan.

Raksasa teknologi Cina itu masuk daftar hitam oleh Amerika Serikat pada tahun 2019 sehingga akses ke teknologi Amerika yang penting terputus.

Imbasnya, Huawei kehilangan kemampuan untuk membeli komponen peralatan dari pemasok pihak ketiga, dan mengembangkannya sendiri. Sanksi ini juga berdampak pada perkembangan smartphone Huawei.

Menurut Counterpoint Research, untuk kuartal pelaporan, perusahaan hanya mengambil 8% dari pasar smartphone Cina, dibandingkan dengan 30% di tahun sebelumnya.

Dalam berita terkait, disamping menurunnya pendapatan perusahaan, Huawei baru saja menerbitkan daftar smartphone yang akan menerima pembaruan ke EMUI 12.

Disaming Huawei memindahkan perangkatnya di China ke Harmony OS yang dipatenkan, pengguna dari wilayah lain masih harus menjangkaunya dengan shell EMUI.

Tonton juga video di bawah ini:


Pendapatan Huawei di Q3 2021 Merosot 38% - TemaOppo.com | Bang Naga | on 9:11:18pm Sabtu 27 November 2021 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Pendapatan Huawei di Q3 2021 Merosot 38% - TemaOppo.com
Description: Jakarta, Selular.ID - Pendapatan Huawei Technologies turun 38% pada kuartal ketiga dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Laporan ini
Alamat: https://temaoppo.com/news/2021/10/pendapatan-huawei-di-q3-2021-merosot-38.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Pen dan Keyboard Untuk Xiaomi Pad 5, Telah Resmi di Indonesia
  • Sony Xperia Pro-I Sambangi Pasar Eropa, Dibandrol Rp25 Jutaan
  • Smartphone 2020 1 Jutaan Masih Layak Dibeli di Tahun 2021
  • Seri Vivo S12 Terendus, Usung Konsep Tepi Layar Lengkung?
  • Xiaomi 12 Series Akan Usung Layar Lengkung?

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2021 temaoppo.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds